May Day 2008; Hari Buruh?

Besuk, tanggal 01 Mei 2008 akan dirayakan sebagai Hari Buruh Sedunia. Ada aksi yang bakal di gelar di jalan ibu kota. Ada yang mau terlibat? Sutrisno Sastro Miharjo (Ketua Umum SBI – Jabodetabek) mengajak:

May Day harus dijadikan agenda aksi bersama seluruh rakyat pekerja (buruh, tani, nelayan, pekerja hukum, pemuda, pengangguran, perempuan, sektor informal dan lain-lain) berserta para mahasiswa dan pengusaha kecil yang nasionalis, demokratik, dan populis, sebagai ajang konsolidasi nasional, konsolidasi demokrasi, dan konsolidasi kerakyatan.

Dan terkait dengan hal itu, maka kami dari Serikat Buruh Indonesia dan kawan-kawan gerakan rakyat yang tergabung dalam Gerak Lawan akan melakukan aksi massa di 13 provinsi secara serentak. Serta menyerukan kepada segenap penduduk Jakarta untuk berbondong-bondong turun ke jalan pada:

Hari : Kamis, 1 Mei 2008
Waktu : Pukul 09.00 WIB – Selesai
Tempat : Mesjid Istiqlal – Istana Negara RI.

Yang mau ikut turun ke jalan, pesen ya: tetep damai, no anarki! no drug!

Kalau ada hari buruh, apakah ada hari pengusaha? atau benerkah 01 Mei adalah hari buruh?

15 Responses

  1. siippp…
    no anarki…

  2. *lihat kalender*
    Wah bukan Ter, tanggal 1 Mei bukan hari buruh, di situ tulisannya Kenaikan Isa Al Masih :mrgreen:

  3. mudah-mudahan hari kemis besok ga jadi ke bogor. jadi bisa ikutan jadi provokator… xixixiixiiii… :just kidding:

  4. Hidup Buruh….
    Dukung……………..

  5. May : mei
    day : hari
    hari mei, brarti bkan hari buruh..
    *kabur*

  6. Asl.

    ini bisa jadi hari kebangkitan bagi buruh menjadi pengusaha kaya………

    salam kenal kawan, thanks udah komen di blogku.
    aku link ya

  7. Bagus, berarti liburnya nambah 1 hari. Selamat hari libur internasional.

  8. Selamat Hari Buruh… :)

  9. Memperjuangkan HAK Harus…!!! Tapi ingat dengan kewajiban sebagai warga negara yang baek… Buruh simbol kekuatan rakyat yang nyata, kalo udah dari sini aja udah rusuh… wah, gak kebayang tuh bakal jadi apa…

  10. hari Buruh pasti ada…. karena ada buruh sehingga ada pengusaha… kalo nggak ada buruh, pengusaha ngerjain sendiri, berarti bukan pengusaha dong he2x… duh nyambung gak sih nii
    salam kenal ya…..

  11. mas blognya ta’ link ke blogqu ya

  12. Hi… salam kenal,

    saya kesasar kesini karna sapa yach?, lupa… yang jelas saya dulu pernah kesini, dan beberapa lama suka baca2, trus lupa sibuk dan akhirnya lupa lagi mapir sini (dari blog daniel kalo gak salah… )

    Saya juga tadi kebagian macet karena hari ini hari buruh. Pesannya ya semoga pengusaha lebih memperhatikan nasib para buruh, terutama buruh yang outsourcing. Kasihan emang… ada yang udah bekerja 6 thn, tapi statusnya masih buruh kontrak… lalu setelah 6 thn, malah di PHK…

    Sistem outsourching disatu sisi memang menguntungkan pengusaha, karena mereka tidak perlu memikirkan hal2 kecil yg tidak berhubungan dengan core competence mereka, tapi disisi lain merugikan pekerja karena status mereka jadi gak pernah jelas… bertahun2 tetap jadi karyawan kontrak, dan perusahaan tidak perlu mengeluarkan pesangon gede2 ketika melakukan PHK (karyawan tetap khan “uang pisah”-nya gede… :D )

    mana tenaga buruh diindonesia dihargai rendah lagi… ahhh, sedih juga yach…

    btw, maaf… baru kali ini ninggalin comment, tapi langsung panjang2… (kenapa yach saya tidak bisa seperti org lain yg ninggalin comment penek bgt, tapi berbobot, hehehehe :)

    silly

  13. Halo salam kenal..

    Hari Buruh si Hari buruh…
    Tapi ojo sampe kisruh..
    Bila kisruh, negri ini makin lusuh..
    Peraturannya ga boleh demo, mbok ya patuh..

    Bila masih ada rasa berkeluh..
    Percuma saja ama manusia kisruh-kisruh..
    Toh manusia juga cuman dari abuh..
    Doa Saja Ama YESUS yang Hebatnya Waduh…
    Niscaya buruh tak lagi jadi buruh..

    Jesus come to give us Life..
    God Bless..
    (aku link ya mas..)

  14. Buruh memang patut dihargai..
    Jangan malah direndahkan. :-)

  15. Hak-hak buruh memang harus dilindungi terhadap kesewenang2an, namun bukan berarti bahwa buruh harus dimanja. Walau bagaimanapun juga buruh dan pengusaha (kapitalis) saling bergantung satu sama lain, sudah sewajarnya mereka saling menghormati! Tanpa pengusaha (kapitalis), buruh tidak akan bisa mendapatkan penghasilan, namun tanpa buruh pengusaha juga tidak akan bisa berproduksi yang berarti juga tidak dapat mendapatkan penghasilan yang berarti juga sang buruh juga tidak akan bisa mendapatkan gaji!

    Mari kita semua introspeksi diri, bagi para pengusaha hargai dan lindungilah buruh, bagi para buruh jangan terlalu menuntut di luar kapasitas kemampuan perusahaan dan seyogianya buruh juga harus dapat meningkatkan ketrampilannya jangan cuma mau naik gaji tapi ketrampilannya tidak naik……

Leave a Reply