Catatan Akhir Tahun 2011

Setiap akhir tahun, banyak orang sibuk membuat resolusi untuk tahun depan. Kebiasaan membuat resolusi adalah kebiasaan yang baik. Kebiasaan ini bisa memotivasi orang untuk melangkah lebih jelas. Resolusi yang jelas dan tegas juga akan membantu menyatukan focus dan energy untuk mencapainya. Mungkin, beberapa dari pembaca sudah memiliki resolusi untuk tahun 2012. Atau ada yang sekarang sedang mulai membuat resolusi? Atau ada yang memilih untuk tidak membuat resolusi sama sekali karena prinsip hidupnya adalah “biarkan segalanya mengalir seperti air sungai”. Semua itu terserah kepada keputusan Anda sekalian. Tidak ada yang mengharuskan untuk membuat resolusi. Yang terpenting adalah berbuat baik. Berbuat baik untuk diri sendiri dan juga berbuat baik untuk orang lain, syukur-syukur bisa berbuat baik untuk bangsa dan Negara.

Saya sendiri memilih untuk tidak membuat resolusi. Saya memilih untuk menetapkan target yang jelas untuk tahun 2012. (resolusi dan target apa bedanya ya?). Saya lebih senang menyebutnya target. Biasanya saya membagi target itu dalam bidang: spiritual dan financial. Target spiritual saya adalah 1. Selesai membaca Kitab Suci (evaluasi: target ini belum tercapai di 2011, maka akan saya lanjutkan di tahun 2012). 2. Doa Rosario setiap hari (evaluasi: target ini tercapai di 2011, akan saya teruskan di tahun 2012). 3. Ziarah (minimal 3 tempat ziarah di 2012).

Kata para ahli management, target itu haruslah bisa diukur, karena kita hanya bisa memanage hal-hal yang bisa diukur, kita tidak akan bisa memanage hal-hal yang tidak bisa diukur. Saya rasa target spiritual saya sudah bisa diukur. Indikatornya sudah jelas. Yang kemudian menjadi pertanyaan saya adalah apakah bila target-target spiritual saya itu tercapai kemudian akan membuat saya lebih dekat dengan Tuhan, membuat saya bisa lebih memuji dan memuliakan namaNya? Semoga … Amin.

Target financial saya 2012: 1. Jumlah tabungan minimal 60jt. (kalau sekarang jumlah tabungan saya 35 juta, ini artinya tahun depan saya harus menabung minimal 25 juta, artinya tiap bulan harus menabung minimal 2 juta). Mengapa saya share target saya di sini? Bukan untuk sombong-sombongan, karena toh ngga ada yang bisa disombongkan tho? Tapi ketika kita menshare-kan target atau resolusi kita pada orang lain, paling tidak kepada orang terdekat, maka ada yang akan mengingatkan kita bila kita mulai melenceng dari target. Kita juga punya keseriusan karena kita sudah menceritakannya pada orang lain apa yang menjadi target kita. Kita juga tidak akan gampangnya mengubah apa yang sudah kita targetkan.

Akhirnya, selamat menentukan hidup baru di 2012. Selamat Tahun Baru!!!

Kenapa tidak segera menikah

Teman saya menceritakan kegalauannya sebagai seorang perempuan. Di usia yang hampir mengijak kepala 3, sang pacar belum juga menunjukkan tanda-tanda serius untuk mengajaknya menikah. Saban diajak membicarakan secara serius masalah pernikahan, ending – nya mereka malahan bertengkar. Kegalauannya semakin menjadi tatkala orang tua terus menerus bertanya padanya, menanyakan kapan pacarnya  akan melamar.

Saya tidak mengerti harus menanggapi bagaimana. Saya hanya sedikit menceritakan pengalaman saya sendiri kenapa cowok biasanya tidak segera memutuskan untuk menikah. Yang jelas bukan karena si cowok tidak mencintai pacarnya. Itu penting untuk dipegang. Kenapa penting? Karena kegalauan itu muncul karena adanya prasangka bahwa si pacar mulai tidak mencintainya lagi sehingga tidak mau segera diajak untuk menikah. Cowok biasanya memilih untuk mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang terlebih dahulu. Cewek pun biasanya juga demikian. Namun kadang cewek tidak lebih kuat dari cowok karena tekanan dari keluarga atau masyarakat. Atau juga tekanan dari dalam dirinya sendiri. Tekanan kekhawatiran apabila ditinggalkan. Sebelum memutuskan menikah cowok ingin mendapatkan dulu kemapanan dalam hal karir. Paling tidak dia sudah bisa memiliki tabungan sendiri. Kalau orang jawa, paling tidak sudah punya turangga (kendaraan), uang untuk DP griya (rumah), sebelum memutuskan untuk memiliki garwa (pasangan hidup).

Apabila seorang cowok sudah merasa mapan dalam ukuran-ukuran yang ditetapkannya sendiri, mungkin rasa percaya dirinya akan bertambah. Kepercayaan diri inilah yang dibutuhkannya untuk membuat keputusan ya ayo kita menikah. Pernikahan adalah suatu peristiwa besar dalam kehidupan. Karenanya, keputusan untuk melakukan pernikahan adalah juga keputusan yang besar. Keputusan besar tentu harus dibuat dengan pertimbangan yang matang. Tidak gegabah.

Maka, mengertilah wahai para wanita bukan maksud hati para pria membuat hatimu galau dengan tidak segera mengajak dirimu menikah. Mereka masih mempersiapkan diri mereka karena mereka menganggap pernikahan adalah sesuatu yang berharga dan penting. Kalau pria pasangan kamu itu serius maka dia tidak akan main-main (ya iya lah). Penting untuk membuat komitment dan rencana yang jelas, termasuk kapan akan menikah. Dengan begitu mungkin akan membuat kegalauan sedikit berkurang. Selamat menempuh hidup baru.

Akhirnya ku menemukanmu

Adalah suatu kebahagiaan apabila menemukan apa yang dicari. Apalagi bila pencarian itu telah berlangsung lama. Apalagi kalau pencarian itu disertai usaha keras yang tiada mengenal lelah.

Hari berganti, bulan berjalan dan tahun berlalu, sudah lebih dari dua tahun tak kusentuh blog ini. Bukan karena bosan dan benci. Bukan karena malas. Tapi karena aku lupa username dan password sehingga tak bisa login ke blog smart life ini.

Dan akhirnya, hari ini aku menemukannya. Username dan password yang terlupakan itu kini sudah ada di genggamanku. Bahagia rasanya. Karenanya kau mengerti sekarang, apa artinya penemuan. Penemuan yang disertai usaha dan ketekunan pasti akan mendatangkan kepuasan dan kebahagiaan.

Pertama, mari kita tentukan apa yang akan kita cari, buat sejelas mungkin. Semakin jelas kita definisikan apa yg akan kita cari maka akan semakin mudah kita mengarahkan hati, budi dan usaha kita untuk mendapatkannya. Buatlah sejelas mungkin, misalnya: saya ingin mendapatkan pasangan hidup sebelum akhir tahun ini atau saya ingin mendapatkan gaji 7,5 juta mulai bulan Januari 2012, dll. Kedua, mari kita fokus pada apa yang kita cari, kerahkan segala potensi untuk meraihnya. Ketiga, mari kita sertakan Tuhan dalam usaha kita.

Selamat bermenung!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.